Birahi Kerbau Terangsang Hebat Usai Mengunyah Kulit Jati Putih

Posted: 28 Februari 2015 in Catatan Harian
Tag:, , , , , , ,

Kulit pohon kayu Jati Putih ternyata amat disukai sapi dan kerbau. Puluhan batang pohon Jati Putih berusia lebih 5 tahun lokasi Ode (40) mengembalakan sapi dan kerbaunya di Kelurahan Watulondo kecamatan Puwatu di pinggiran utara kota Kendari kini kulit batangnya sebagian sudah penuh luka terkelupas bekas gigitan sapi dan kerbau.a aspi5
Sekalipun hewan memamah biak yang dipelihara Ode tersebut hanya 5 ekor terdiri atas 2 induk sapi betina, 2 anak sapi (betina dan jantan) serta seekor kerbau jantan, namun semuanya terlihat amat rakus apabila berada di sekitar pohon jati putih yang ditanam sebagai pembatas lahan milik penduduk yang satu dengan lainnya.
Sejak sapi dan kerbau milik seseorang yang dipelihara dengan sistem bagi anak oleh Ode sekitar dua tahun lalu, apabila siang hari digiring untuk merumput di antara suburnya pohon-pohon jati putih di Watulondo. Ode mengamati selama ini sapi dan kerbau peliharaannya sesekali setelah merumput terlihat secara bergantian atau bersamaan menggigit-gigit kulit batang-batang pohon jati putih hingga terkelupas dan mengunyah dengan lahap.
‘’Jika mengunyah kulit Jati Putih, sapi dan kerbau yang dewasa maupun anaknya kelihatan begitu lahap,’’ jelas Ode ketika menggiring kerbau peliharaannya ke sekitar pohon Jati Putih untuk sekilas memperlihatkan bagaimana tertariknya sapi dan kerbau terhadap kulit pohon Jati Putih.

inilah sejumlah potret  saat sapi menguliti dan menggunyah kulit pohon jati putih/Foto-foto: Mahaji Noesa

inilah sejumlah potret saat sapi menguliti dan menggunyah kulit pohon jati putih/Foto-foto: Mahaji Noesa


a aspi2
a aspi3
a aspi4
Benar, hanya selang beberapa menit setelah merumput, terlihat ternak sapi dan kerbau masing-masing mulai mendekati batang pohon Jati Putih. Umumnya gerakan dimulai dengan cara menyium-nyium batang pohon Jati Putih. Bekas gigitan sebelumnya di batang pohon Jati Putih yang sudah luka mengering dilewatkan. Gigitan dilakukan terhadap kulit batang Jati Putih yang masih utuh. Saat mengunyah sapi atau kerbau tersebut sesekali mendongakkan moncongnya. Nikmat kaliiii….???
Pastinya, dalam beberapa waktu belakangan Ode menjauhkan ternak gembalaannya dari pohon Jati Putih. ‘’Jika sudah mengunyah kulit Jati Putih binatang ini seolah menjadi liar, meronta-ronta apabila diikat,’’ katanya.
Sudah beberapa kali ia mengaku direpotkan satu-satunya kerbau jantan peliharaan, setelah mengunyah kulit Jati Putih lalu ngamuk hingga memutuskan tali ikatan, lari sekencang-kencangnya menyeruduk sana-sini, dan uniknya beberapa kali ditemukan menjinak setelah bertemu dengan kawanan sapi atau kerbau betina. Pernah kerbaunya tersebut lari dan ditemukan berada di kumpulan sapi betina berjarak lebih 3 km dari tempat gembalaan mengunyah kulit Jati Putih.
Suatu hari juga, kenangnya, setelah mengunyah kulit Jati Putih, kerbau peliharaannya yang tali pengikatnya dikalutkan di sebuah batu berukuran besar berlari liar menarik batu tersebut amat menakutkan orang-orang yang dilewati.
Kerbau jantan itu terlihat mengalami birahi hebat setiap sesudah mengunyah kulit Jati Putih. ’’Kulit Jati Putih ini seperti obat perangsang seks bagi sapi dan kerbau, karena setelah mengunyahnya sapi-sapi betina pun terlihat gelisah dan liar,’’ jelas Ode, lalu ngakak seolah ada yang menggelitiknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s